Google

Sabtu, 26 April 2008

Daftar Istilah-istilah

Daftar Istilah-istilah
Economic Indicator - Fundamental
27 June 2006
DAFTAR ISTILAH
All Industries Index
Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang
telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.
Average Hourly Earnings
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan
tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi.
Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend
jangka panjang.
Business Inventories
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual.
Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan
petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.
CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan
mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal
bagi semua. CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap
penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan
datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk
berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan
ekspor/impor.
Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index)
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup
survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang
disadari oleh para pelaku pasar). PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari
lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi,
Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis
mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.

Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik
dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan
inflasi dan aktivitas perindustrian.
Consumer Confidence
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa
perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat
pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap
tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.
Consumer Price Index (CPI)
Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan
oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI
merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga
sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah. Naiknya CPI
mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga
obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barangbarang
produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. Kelemahannya
ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus
pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen
yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih akurat dalam
mengukur tingkat inflasi.
Current Account
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer.
Merupakan bagian dari neraca perdagangan. Dalam perhitungannya, Current
Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban
(hutang). Data ini merupakan indicator tren perdagangan luar negeri.
Durable Goods Orders
Adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan
pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia
manfaatnya 3 tahun atau lebih).
Existing Home Sales
Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali
rumah.
Factory Orders
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru
barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini
memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders
yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal.
Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa
sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi
pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin
tingginya tingkat permintaan pasar.
Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang
menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan
lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve.
Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik
mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu
atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.
FOMC Minutes
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang
pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini
sebelumnya.
Gross Domestic Product (GDP)
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu
negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan
barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat
konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih
ekspor.
Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan
dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis: 1) advanced – rilis
pertama; 2) preliminary – revisi pertama; dan 3) final – revisi kedua dan terakhir.
Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.
Help-wanted Index.
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang
diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Ketua Federal
Reserve, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini,
sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.
H I C P
Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan
indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).
Housing Starts & Building Permits
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah
pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing
Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan
rumah.
Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada
kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi
perubahan tingkat pertumbuhan. Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat
memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya,
peningkatan pada jumlah unit perumahan baru mengindikasikan tumbuhnya
perekonomian.
Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi
naiknya tekanan inflasi.
IFO Survey
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh
Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman,
indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas
perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan
tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini
meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.
Industrial Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi
dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air,
gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar
dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja
dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah
dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat
dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai
naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya
harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Industrial Production & Capacity Utilization
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi
dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air,
gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar
dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja
dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah
dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat
dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial
Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara
yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan
siklus bisnis. Naiknya tingkat produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini.
Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini
menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya Peningkatan yang
melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat
inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga
obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Industrial Production & Manufacturing Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi
dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air,
gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar
dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja
dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah
dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat
dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). Peningkatan yang
melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi,
yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan
naiknya tingkat suku bunga.
Institute for Supply Management (ISM) Index
Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002.
Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh
Institute for Supply Management (ISM). Laporan biasanya dikeluarkan pada hari
pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail
tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survei ini dikenal dengan keakuratan timeliness (jangka waktu) nya,
luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya
merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru,
supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment. Perlu dicatat, ketiga
komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga
komponen sebelumnya merefleksikan kekuatan demand (permintaan).
Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut
(supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan
hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve.
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena
komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50
atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang,
sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.
Leading Indicators
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini
disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-todate
(terkini) dan konsisten.
M4 - Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu
perekonomian. Merupakan jumlah dari:
Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bankbank
lain;
Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang
bagus untuk memprediksi tingkat inflasi. Namun, korelasinya menjadi tidak
dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80_an.
Net Capital Flows
Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana/modal yang
masuk dan keluar.
New York Empire State Manufacturing Index
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New
York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini
mewakili berbagai macam sektor industri.
Personal Consumption Expenditures (PCE)
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya
bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi
Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barangbarang
dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran- pengeluaran
rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama,
tidak tahan lama, maupun jasa.
Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar
negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang
disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai
macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja,
jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaranpembayaran
dan penerimaan-penerimaan. Angka indeks di atas nol berarti
ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala
hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan
kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa
menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Purchasing Managers’ Index (PMI)
PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi
unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja.
Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti
mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik
dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan
inflasi dan aktivitas perindustrian.
Productivity
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per
unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh
adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah.
Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal
Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat
inflasi.
Producer Price Index (PPI)
Adalah sekumpulan indeks yang menghitung tingkat perubahan harga jual
barang dan jasa pada periode waktu tertentu yang diterima oleh para produsen
domestik. Singkatnya, PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif
penjual.
Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Tetapi karena
memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI
seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.
PSNCR - Public Sector Net Cash Requirement
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai
pengeluaran-pengeluarannya. Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih
dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk
menambah kekurangannya adalah dari meminjam.
Real GDP
Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP
sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya
(Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.
Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan
komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini
menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif
menunjukkan jumlah penjualan menurun daripenjualan bulan sebelumnya.
Tertiary Index
Adalah data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa.
TICS / Foreign Purchases of US Securities
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para
investor asing.
Trade Balance
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan
jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan
surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi
ekspor).
Unemployment Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan
namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum
dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment
Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat
(seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan
oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen
Amerika yang paling banyak diperhatikan.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena
menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat
ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah
tangga di seluruh negeri sebagai sampel yangmewakili, kurang lebih 3.500
diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating
kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha
dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga
tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan
keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran,
inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika
tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.
Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai
indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat
pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Weekly Initial Jobless Claims
Adalah rata-rata per minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan
tunjangan pengangguran. Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski
juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan
(penurunan) pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan
(percepatan) tingkat pertumbuhan tenaga kerja.
Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitif dan
fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data
ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
ZEW Current Situation dan Economic Sentiment
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan
gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.
Sumber : Milis Fx_trader_indonesia@yahoogroups.com
Regards : Dziaul Haque

0 komentar:

Introducer Broker Aman Dan Terpercaya