Google
Tampilkan postingan dengan label sekedar info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar info. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Desember 2009

EXNESS – is the comfortable environment, made by professionals and working for you

Best trading conditions

  • Spreads from 0.4 pips
  • Minimal deposit $10
  • Minimal lot 0.01
  • Maximum leverage up to 1:1000

Best orders execution

  • Execution during 0.1 second
  • No requotes and slippage
  • No Stop level and Freeze level

Automatic depositing and withdrawal of money

OPEN ACCOUNT

EXNESS - Diversified Brokerage

Our mission: to provide reliable, affordable and qualitative services through innovative trading technologies for our clients and their partners.

Our vision:

  • we reach our goals by providing a broad array of solutions, showing flexible approach towards corporate and individual investor demands, maintaining responsibility in our partners’ financial success, encouraging socio-economic program development. Our exceptional service aims not just to meet, but surpass client needs.
  • we are committed to a business based on professional customer service for the most exacting client.
  • we have stability due to monitoring carefully changes on the global financial markets and analyzing innovative trading and brokerage technologies.

EXNESS today: provides full spectrum of essential services for trade operations management and effective investments regardless of client experience and capital volume. The competence of EXNESS specialists guarantees advanced solutions in currency and financial global markets.


open accont

lanjutankan......

Selasa, 18 November 2008

Para Investor di Wall Street wanti wanti

NEW YORK: Investor di Wall Street� wanti - wanti di tengah data ekonomi AS yang buruk, yang menimbulkan pertanyaan tentang seberapa lama krisis akan berlangsung.

Prediksi analis tentang periode krisis yang akan cukup panjang membuat investor ritel menahan sementara pedagang besar seperti hedge fund bersikap .

Indeks Dow Jones naik 135,80 poin (1,64%) pada pembukaan perdagangan Selasa di 8.409,38 poin, sedangkan indeks yang lebih luas Standard & Poor's 500 naik 12,08 poin (1,42%) menjadi 862,83 poin. Sementara Nasdag naik 10,57 poin (0,71%) menjadi 1.492,62.

Pemerintah AS pada Selasa mengumumkan bahwa tingkat perdagangan grosir pada Oktober terendah sepanjang tahun ini. Hal ini menimbulkan kecemasan terjadinya deflasi.

Banyak analis AS percaya perekonomian negara mereka telah jatuh ke resesi yang buruk, di tengah harapan bahwa dengan inflasi yang rendah bank sentral akan menurunkan suku bunga lagi.

Sementara itu Menkeu Henry Paulson dan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke berupaya menjelaskan kepada Congress tentang perubahan pemakaian dana talangan US$700 miliar dari semula untuk membeli aset-aset busuk di perbankan menjadi injeksi ke perbankan untuk meningkatkan modal dan mendorong pemberian kredit konsumsi.

Pasar juga menunggu perkembangan permintaan Ford, Chrysler, dan General Motors) agar pemerintah AS memberikan dana talangan bagi tiga raksasa otomotif itu agar mereka dapat terus beroperasi menyusul melemahnya pembelian dan semakin menguapnya persediaan dana tunai.

Pasar agak positif setelah Hewlett Packard Co pada hari ini mengumumkan prediksi pendapatna pada kuartal keempat dan 2009 akan lebih tinggi dari proyeksi Wall Street.

"Kabar dari HP itu sangat positif," ujar Jack Ablin, Chief Investment Officer di Harris Private Bank, Chicago. "Hal itu memperlihatkan bahwa dunia belum kiamat." (lt)

http://web.bisnis.com

lanjutankan......

Kamis, 25 September 2008

Core CPI Jepang periode Agustus meningkat 2.4 % y/y

Data Core CPI Jepang periode Agustus tetap berada pada titik tertinggi satu dekade ini sebesar 2.4 persen, sesuai dengan perkiraan analis, demikian dirilis Badan Pusat Statistik Jepang.

Meningkatnya data Core CPI, diluar dari harga-harga makanan segar kecuali produk-produk minyak, sesuai dengan peningkatan periode bulan Juli sebesar 2.4 persen. Sedangkan CPI periode September untuk daerah Tokyo dan sekitarnya, meningkat sebesar 1.7 persen dari periode yang sama setahun sebelumnya, dan masih diatas perkiraan analis sebesar 1.5 persen.

Dolar diperdagangkan pada level 105.92 terhadap Yen, Jepang, melemah dibandingkan penutupan kemarin (25/09) di level harga 106.47. USD/JPY masih berpotensi untuk turun dengan titik support di level 105.10 dan titik resisten di level 107.01

lanjutankan......

Yen Terus Menguat Terhadap Poundsterling dan Dollar AS

Yen mengalami penguatan terhadap dollar AS dan poundsterling pada hari Jumat ini (26/09), setelah dirilisnya data inflasi bulan Agustus. Pada hari ini dirilis data inflasi inti yang mengalami kenaikan 2.4%. Hal ini sesuai dengan ekspektasi pasar.

Sedangkan inflasi keseluruhan mengalami kenaikan hingga 2.1%, sedangkan inflasi bulanan 0.3%. Terhadap dollar AS, yen mengalami penguatan hingga menuju ke level 105.79. Dibandingkan penutupan harga kemarin pada 106.48. Saat ini yen diperdagangkan pada kisaran 105.92.

Terhadap mata uang Inggris, poundsterling, yen mengalami penguatan hingga 195.33. Sedangkan terhadap dollar Kanada menguat hingga 102.70. Pada penutupan sebelumnya, yen bernilai 195.82 terhadap poundsterling, dan 103.02 terhadap yen.

Banyak analis memperkirakan bahwa penguatan yen akan terus terjadi, karena pelemahan dalam mata uang dollar AS yang masih mengalami ketidakpastian program bantuan pemerintah AS

lanjutankan......

Rabu, 24 September 2008

Ketidakpastian atas rencana Bailout AS menyebabkan dollar terlihat melemah

Dolar sempat menguat hari kemarin (24/09), imbas laporan bahwa billionair Warren Buffet akan melakukan investasi pada Goldman Sachs Group Inc dan the FED akan membuat aturan nilai tukar mata uang dengan bank sentral besar lainya.

Dolar diperdagangkan melemah pagi ini, disebabkan oleh ketidakpastian yang berlarut-larut mengenai rencana program Bailout US$700 Milyar pemerintah AS dan kekhawatiran dampak pada perekonomian AS akibat permasalahan besar pada sektor kredit.

Euro meningkat 0.37 persen dari penutupan perdagangan AS kemarin di level 1.4660. Sekarang Euro diperdagangkan pada level 1.4715 terhadap dolar AS (09:01).

Indek dolar, yang merupakan indikator tingkat kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, menurun 0.1 persen ke level 76.88.

Gubernur Fed, Ben Bernanke mengatakan Rabu kemarin (24/09) bahwa tekanan luar biasa yang terjadi pada pasar keuangan telah mengancam pelemahan perekonomian AS yang meminta kongres untuk mendukung rencana paket bailout pemrintah AS.

Dolar diperdagangkan melemah terhadap Yen Jepan, di level 105.95, melemah dibandingkan penutupan New York kemarin di level 106.10, meskipun data trade balance periode Agustus mengalami defisit untuk pertama kalinya sejan Januari yang lalu, dimana sektor eskpor mengalami perlambatan sedangkan biaya sektor impor mengalami peningkatan.

Data tersebut tetap menambah kekhawatiran pada perekonomian terbesar kedua di dunia dimana Jepang juga dilanda kekhawatiran terhadap resesi ekonomi dan kehebohan pada pasar keuangan.

lanjutankan......

Melemahnya Kiwi disebabkan Berkurangnya Carry Trade

Penurunan nilai tukar kiwi terhadap dolar disebabkan oleh berkurangnya aksi carry trade yen yang dilakukan oleh para investor Jepang setelah kembali berkembangnya kekhawatiran bahwa rencana penyelamatan kredit macet di AS akan menemui jalan buntu.
Sehingga pergerakan nilai tukar kiwi pada perdagangan hari ini (25/09) terpantau mengalami penurunan.

Minat para investor terhadap mata uang yang memberikan imbal hasil tinggi seperti aussie dan kiwi berkurang setelah bursa AS kembali mengalami gejolak. Pada malam tadi Ben Bernanke menyatakan bahwa saat ini merupakan saat yang genting bagi stabilitas sistem keuangan di AS. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa krisis akan kembali membesar.

Nilai tukar kiwi pada perdagangan hari ini mengalami penurunan menjadi 0.6823 dolar. Posisi kiwi hari ini turun dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin yang berada pada posisi 0.6842 dolar. Sementara itu terhadap yen mata uang ini juga mengalami penurunan ke posisi 72.48 yen dari posisi sebelumnya 72.64 yen.

lanjutankan......

Memburuknya Kondisi Bisnis Zona Eropa menyebabkan Aussie Bearish

Anjloknya kepercayaan bisnis di zona Eropa dan melemahnya harga logam dunia, akibatnya pergerakan nilai tukar aussie pada perdagangan hari ini (25/09) mengalami penurunan. Mata uang Australia ini berada pada posisi bearish terhadap dolar AS Kondisi ini memberikan tekanan bagi mata uang negara dengan imbal hasil tinggi seperti aussie.

Pada pembukaan perdagangan di bursa valas Australia pagi hari ini nilai tukar aussie terpantau berada pada posisi 0.8344/49 dolar. Posisi aussie hari ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang berada pada posisi 0.8383/86 dolar. Pada perdagangan di bursa AS malam tadi nilai tukar pasangan kurs ini mengalami pergerakan pada kisaran 0.8323 – 0.8428 dolar.

Rilis data dari zona Eropa kemarin menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis di Jerman dan Peracis mengalami penurunan seiring dengan potensi menyebarnya krisis di AS ke zona Eropa. Pada hari ini akan dirilis dari dalam negeri daa review stabilitas keuangan Australia dan penjualan rumah baru Australia pada bulan Agustus. Aussie masih akan bergerak menuruti arah negosiasi antar kongres dan pemerintah AS berkaitan dengan rencana penanggulangan kredit macet.

lanjutankan......

Selasa, 12 Agustus 2008

penjualan ritel AS peningkatan sebesar 1,5%

Redbook Research pada hari ini (12/08) mengumumkan bahwa penjualan ritel AS pada pekan pertama Agustus mengalami peningkatan sebesar 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Level tersebut lebih rendah dibandingkan dengan prediksi para pelaku pasar yang memperkirakan bahwa penjualan ritel akan naik sebesar 1,6%.

Meningkatnya penjualan ritel disebabkan oleh adanya momen peralihan antara musim liburan kepada musim ajaran baru. Sebagian besar barang - barang ritel didominasi oleh perlengkapan sekolah dan alat tulis.

Pergerakan dollar terhadap euro masih menjukkan posisi menguat, euro saat ini berada pada posisi 1,4931 dollar. Sedangkan pounds terhadap dollar masih menunjukkan kestabilan. Pounds saat ini berada pada posisi 1,9037 dollar

lanjutankan......

Jumat, 25 Juli 2008

Sekedar Info tentang FXopen

FXOpen adalah perusahaan finansial yang secara khusus menyediakan layanan trading online berkualitas kepada trader. FXOpen menyediakan kesempatan kepada individual dan perusahaan untuk berdagang di pasar uang dengan kondisi seperti trader yang beroperasi secara tertutup di gedung-gedung perusahaan dan institusi finansial.

Misi kami – layanan berkualitas tinggi, kepercayaan dari klien kami dan kehandalan kinerja kami – Dan yang terpenting, sikap profesional kami yang selalu mengedepankan ANDA sebagai klien!

Membuka account dapat dilakukan dengan cepat dan dapat aktif dalam waktu 5 menit dari semua tempat di dunia. Bukalah akun FOREX dengan kami sekarang dan nikmatilah keuntungan-keuntungan seperti yang telah dinikmati banyak klien kami. Sebagai kustomer FXOpen, anda dapat memilih berbagai menu layanan profesional yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan trading anda, seperti:

* Spread dari 2 pips
* Kredit leverage mulai dari 1:1 hingga 1:500
* Akun mikro mulai dari 1$
* Akun standar mulai dari 25$
* Terminal trading MetaTrader 4
* Akun swapfree untuk muslim
* Eksekusi instan dan sistem kuotasi
* Bonus 100$ untuk akun standar
* Layanan kustomer online 24/5
menawarkan bonus $25 deposit di satndart account, min. deposit = $25
juga tersedia micro account free $1, min deposit = $1

bonus $25 jika post di forum mereka (hanya post tentang forex)
dan bonus $100, setelah menyelesaikan 10 lot trading.

kalo mo nyoba klik disini aja Registration

lanjutankan......

Kamis, 17 Juli 2008

Pertumbuhan Ekonomi Jerman Kuartal Kedua Diperkirakan Menurun

Menteri Ekonomi Jerman pada hari ini 17 juli mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jerman pada kuartal kedua tahun ini akan mengalami perlambatan. Menurut menteri Ekonomi Jerman, tingkat pertumbuhan kuartal dua diprediksi akan naik menjadi 3,3%. Level ini merupakan level tertinggi sejak Desember 1993.

Menurunnya pertumbuhan ekonomi merupakan akibat yang ditimbulkan oleh berkurangnya permintaan akan barang dan jasa lokal dan meningkatnya harga bahan pangan dan bahan bakar paska melonjaknya harga minyak mentah ke posisi rekor pada bulan kuartal kedua tahun ini.

Pergerakan euro pada saat ini masih cenderung fluktuatif terhadap dollar. Euro saat ini berada pada posisi 1,5867 dollar

lanjutankan......

Data Philadelphia Fed Manufacturing Index -16,3, Dollar Stabil

Beberapa saat lalu, telah diumumkan data Philadelphia Fed Manufacturing Index, pada jam 19.30 WIB. Tercatat data saat ini sebesar -16.3,dimana hal ini lebih buruk dari perkiraan analis sebesar -15.0. Sedangkan data sebelumnya bulan lalu sebesar -17.1.

Menjelang dirilisnya data ini, dollar terpantau stabil terhadap mata uang utama lainnya. Saat ini dollar diperdagangkan di kisaran 1.5884 terhadap euro, di 105.57 terhadap yen, di kisaran 2.0050 terhadap sterling, serta terhadap aussie diperdagangkan di kisaran 0.9776.

lanjutankan......

Jumlah Pengangguran AS Meningkat

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari ini 17 juli mengumumkan bahwa klaim tingkat pengangguran pada pekan lalu mengalami peningkatan. berdasarkan laporan tersebut dinyatakan bahwa klaim pengangguran pekan kedua bulan Juli naik sebesar 18.000 menjadi 365.000. Meningkatnya klaim tersebut tidak terlepas dari turunnya performa sektor manufaktur dan otomotif pada bulan Juli ini.

Departemen Tenaga Kerja AS pada hari ini juga mengumuman bahwa tingkat pengangguran yang memiliki asuransi menurun 0,1% menjadi 2,3%. Negara bagian MIchigan merupaka negara bagian yang memiliki klaim pengangguran terbesar dengan level 20.085, sedangkan klaim pengangguran terendah diterima oleh negara bagian New Jersey yang sebesar 5.765 akibat melemahnya sektor transportasi, perdagangan dan jasa.

Pergerakan dollar pada saat ini masih menunjukkan posisi melemah pada beberapa mata uang mayoritas. Dollar tercatat masih melemah terhadap euro, euro saat ini berada pada posisi 1.583 dollar, sedangkan dollar terhadap yen saat ini berada pada posisi 105,71 yen.

lanjutankan......

Dollar Dapat Bergerak Retreat Terhadap Euro dan Yen, Rilis Data Diproyeksi Menurun

Pergerakan nilai tukar dolar AS pada perdagangan hari ini terpantau cenderung stabil terhadap euro dan yen (17/07). Pada perdagangan malam tadi dolar tampak mengalami penguatan tehadap euro dan yen setelah kemarin sempat mencapai level rekor terendahnya terhadap euro, di level 1.6038.

Dolar hari ini bergerak rebound terhadap euro dan berada pada posisi 1.5846 per euro. Pada hari ini dolar juga tampak bergerak rebound terhadap yen ke posisi 105.11 yen. Dolar-yen pada perdagangan kemarin sempat menyentuh level terendahnya sejak tanggal 27 Mei, yaitu di posisi 103.77 yen.

Pada perdagangan hari ini diperkirakan dolar akan mengalami penurunan hingga ke level 1.5920 per euro karena rilis data perumahan dan industri manufaktur AS diproyeksi mengalami penurunan. Dolar diperkirakan akan retreat terhadap yen ke posisi 104 yen

lanjutankan......

Aussie Melemah Dikarenakan Data Ekonomi AS yang Positif

Pergerakan nilai tukas aussie pada perdagangan hari ini (17/07) terpantau mengalami penurunan terhadap dolar AS. Melemahnya nilai tukar mata uang Australia terhadap dolar AS ini disebabkan oleh kenaikan data CPI bulan Juni di AS. Kondisi ini memberikan spekulasi bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga sehingga membantu penguatan dolar AS.

Pada pembukaan perdagangannya hari ini aussie terpantau dibuka pada posisi 0.9746/49 dolar. Posisi aussie pada pembukaan hari ini tampak mengalami penurunan dibandingkan posisi penutupan perdagangannya kemarin yang berada di level 0.9772/75 dolar. Pada sesi perdagangan di AS malam tadi, nilai tukar aussie terpantau mengalami pergerakan pada kisaran 0.9728 – 0.9796 dolar.

Aussie sempat mengalami peningkatan tajam dan melonjak ke level tertingginya dalam 25 tahun belakangan di posisi 0.9849 dolar. Nilai tukar mata uang Australia ini mengalami penurunan setelah Gubernur RBA, Glenn Stevens, menyatakan bahwa ada kemungkinan suku bunga di Australia akan kembali diturunkan jika inflasi sudah berada pada kisaran 2-3% seperti yang ditargetkan oleh RBA

lanjutankan......

Pengeluaran Sektor Industri AS Bulan Juni Meningkat 0,5%; Capacity Utilization Meningkat

Fed pada hari ini (16/07) mengumumkan bahwa produksi sektor industri Amerika Serikat pada bulan Juni mengalami penurunan. Fed melaporkan bahwa produksi sektor industri mengalami peningkatan sebesar 0,5%, level ini lebih besar dibandingkan level pada bulan Mei yang sebesar 0,2%. Fed juga melaporkan bahwa capacity utilization AS meningkat sebesar 79,9%.

Peningkatan produksi sektor industri sebesar 0,5% mengalahkan prediksi para ekonom dari Thomson Reuters IFR Markets yang memperkirakan produksi sektor industri bulan Juni tidak akan mengalami perubahan, atau sama seperti level pada bulan Mei yang sebesar 0,2%.

Output untuk sektor manufaktur pada bulan Juni dilaporkan naik sebesar 0,7%, Sedangkan pada sektor tambang meningkat sebesar 1,1%, dan output pada sektor otomotif meningkat sebesar 6,2%. Meningkatnya ouput sektor produksi ini berpengaruh pada pergerakan dollar yang menguat tipis pada euro, euro tercatat sebesar 1,5892 dollar, sedangkan dollar melemah tipis terhadap yen. Dollar tercatat berada pada posisi 104,25 yen

lanjutankan......

Selasa, 15 Juli 2008

Bulan Mei Business Inventories US Meningkat Ke Level 0,3%

Departemen Perdagangan Amerika Serikat (DPAS) pada hari ini (15/07) memberikan laporan bahwa data business inventories pada bulan Mei mengalami kenaikan. Dari laporan tersebut diketahui bahwa manufaktur dan trade inventory bulan Mei meningkat sebesar 0,3% dan naik sebesar 5,2% dibandingkan Mei tahun lalu.

Naiknya manufaktur dan trade inventory tersebut mematahkan prediksi para analis pasar yang menyatakan bahwa manufaktur dan trade inventory akan naik lebih besar pada level 0,5%.

Departemen Perdagangan AS juga mengatakan bahwa data business sales pada bulan Mei meningkat sebesar 0,8% menjadi 1,189 triliun dollar, sedangkan data tahunan business sales naik sebesar 6,6%. Disisi lain, sales ratio justru mengalami pelemahan sebesar 1,24 poin pada bulan Mei. Data yang dikeluarkan oleh Pemerintah AS ini masih belum menyebabkan kondusifnya pergerakan nilai tukar dollar terhadap euro. Euro sampai saat ini masih bergerak positif ke level 1,5974 dollar.

lanjutankan......

Jumat, 11 Juli 2008

Dollar Anjlok Terhadap Euro, Terendah Sejak April

dollar pada perdagangan malam ini (12/07) kembali terpuruk seiring dengan anjloknya bursa wall street akibat menguatnya kekhawatiran akan stabilitas dua perusahan mortgage terbesar AS. sehingga, krisis disektor kredit ini menjadi hambatan bagi The Fed untuk meningkatkan suku bungannya tahun ini.

pasar khawatir akan stabilitas Fannie Mae dan Freddie Mac, menyebabkan bursa anjlok dan keyakinan terhadap dollar melemah. sekertaris Treasury Henry Paulson mengidikasikan bahwa tidak akan ada langkah penyelamatan terhadap Fannie Mae dan Freddie Mac. sehingga lemahnya sektor kredit ini kembali memunculkan speculasi bahwa The Fed mungkin akan kembali menurunkan suku bungannya untuk menstabilkan sistem finansial.

dollar terpantau anjlok sebesar 0.9% ke level $15932 terhadap euro, di banding kemaren $15788 ini adalah level terendah dollar sejak 23 april pada level $ 15947. sementara itu, dollar juga sempat menyentuh level 105.67 terhadap yen, namun sempat rebound ke level 106.21 yen.

lanjutankan......

USD Terpukul, Minyak Dunia Tembus Rekor

dollar melemah hampir seratus poin dalam waktu singkat terhadap euro dan pelemahan ini merupakan yang tercepat sepanjang sejarah sebagai akibat dari kemungkinan pemerintah US terpaksa mengambil alih perusahaan pemberi jaminan perumahan Mae dan Freddie Mac.

jatuhnya dollar sebagai akibat dari beratnya tekanan yang menimpa kedua perusahaan keuangan tersebut.demikian disampaikan seorang analysis valasdi di newyork seperti di kutip bloomberg. dia menambahkan bahwa pengambil alihan ini akan memberikan beban yang cukup berfat terhadap kewajiban hutang pemerintah AS.

USD melemah ke level 15901 per euro pada 10:03 pagi. di newyork dari penutupan pasar newyork $15788 kemarin (10/07). dan malam ini sempat menyentuh level $ 15942, dimana level ini merupakan yang paling lemah sejak april 23. rekor pelemahan USD terhadap EUR berada pada level 16019. mata uang utama dunia lainya yaitu dollar australia meningkat sebanyak 0,6% ke level 0.9678 dan merupakan level yang paling kuat sejak 1983.

mata uang GBP juga dilaporkan mengalami lonjakan yang cukup kuat terhadap USD berada pada level 19917 (11/07). tembusnya kembali harga minyak dunia atas level 147 USD/barel akibat konflik di timur tengah diperkirakan akan terus memberikan tekanan bagi pergerakab USD

lanjutankan......

Cosumen Sentimen US Bulan Juli Naik Menjadi 56,6 poin; Melebihi Ekpektasi

sentimen konsumen us bulan juli dilaporkan mengalami peningkatan. berdasarkan lap[oran yang dikeluarkan oleh reuters/university of michigan pada hari ini (11/07), sentimen konsumen naik sebesar 0,2% menjadi 56,6 point dibanding dengan bulan lalu.

naiknya sentimen konsumen tersebut mengalahkan ekspektasi para ekonom yang dia wal memperkirakan hanya akan meningkat pada level 56 poin. disisi lain, ekspektasi inflasi jangka pendek meningkat sebesar 0.2% menjadi 5.3% dibanding pada bulan juni. sedangkan ekspektasi inflasi jangka panjang (5 tahun) naik menjadi 3,4%.

dampak dari laporan mengenai naiknya sentimen konsumen menyebabkan pergerakan nilai tukar dollar terhadap euro menjadi menguat 1,5819 dollar.

lanjutankan......

Senin, 07 Juli 2008

New Zealand Profit Expectations Slump to 25-Year Low (Update1)

july 8 (Bloomberg) -- New Zealand companies say sales and trading will decline in the third quarter, pushing profit expectations to a 25-year low, as economic growth slumps.

A net 23 percent of firms expect domestic trading will decline over the next three months compared with 10 percent in the previous poll, the New Zealand Institute of Economic Research said today in Wellington. A net 40 percent of 923 businesses surveyed last month said profits will fall, the most since December 1982.

Weak profit expectations and spending plans suggest the economy may have slumped into a recession after it contracted in the first quarter. Reserve Bank Governor Alan Bollard last month said it is ``likely'' he will cut interest rates from a record- high 8.25 percent this year as economic growth slows.

``Indicators of domestic trading suggest economic activity declined further in the second quarter and is likely to decline again in the third quarter,'' Brent Layton, chief executive at the institute, told reporters. ``Companies are saying the slowing economy has affected us and will continue to do so.''

New Zealand's dollar bought 75.34 U.S. cents at 10:07 a.m. in Wellington from 75.31 cents immediately before the report.

The Treasury department yesterday cut its forecast for economic growth in the year to March 31, 2009, to about 1 percent from 1.5 percent. That would be the slowest annual growth since 1998. Gross domestic product shrank 0.3 percent in the three months ended March 31.
Economic Outlook
Twelve of 13 economists surveyed by Bloomberg say Bollard will lower borrowing costs before Sept. 30. One expects a rate cut in October.
Pessimism about the overall economy was unchanged at a 33- year low, today's report showed. A net 64 percent of companies say the economy will deteriorate in the next six months, matching the previous survey.

The net figure is calculated by subtracting the pessimists from optimists.
Companies are less likely to invest and more likely to fire workers in the next three months, the institute said. A net 71 percent expect their costs will increase.
A net 49 percent of companies surveyed said they are likely to raise prices in the next three months from 45 percent in the March survey. That's the highest since March 1987 and suggests annual inflation may exceed 4 percent, the institute said.

Skilled Workers
Economists closely watch the business survey, monitoring the rate of capacity utilization, which measures how much plant, equipment and labor is employed, and the difficulty in finding workers, to gauge inflation pressures in the economy.
Capacity utilization fell to 92.4 percent from 92.6 percent in the first quarter, the institute said.

A net 19 percent of companies surveyed said it was harder to find skilled workers than three months earlier. That's down from 36 percent in the previous survey and is the lowest since June 1999.

While indicators of labor shortages have eased, other gauges of inflation pressures ``suggest strong inflationary pressures will persist,'' the institute said.

lanjutankan......
Introducer Broker Aman Dan Terpercaya