Google

Rabu, 24 September 2008

Ketidakpastian atas rencana Bailout AS menyebabkan dollar terlihat melemah

Dolar sempat menguat hari kemarin (24/09), imbas laporan bahwa billionair Warren Buffet akan melakukan investasi pada Goldman Sachs Group Inc dan the FED akan membuat aturan nilai tukar mata uang dengan bank sentral besar lainya.

Dolar diperdagangkan melemah pagi ini, disebabkan oleh ketidakpastian yang berlarut-larut mengenai rencana program Bailout US$700 Milyar pemerintah AS dan kekhawatiran dampak pada perekonomian AS akibat permasalahan besar pada sektor kredit.

Euro meningkat 0.37 persen dari penutupan perdagangan AS kemarin di level 1.4660. Sekarang Euro diperdagangkan pada level 1.4715 terhadap dolar AS (09:01).

Indek dolar, yang merupakan indikator tingkat kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, menurun 0.1 persen ke level 76.88.

Gubernur Fed, Ben Bernanke mengatakan Rabu kemarin (24/09) bahwa tekanan luar biasa yang terjadi pada pasar keuangan telah mengancam pelemahan perekonomian AS yang meminta kongres untuk mendukung rencana paket bailout pemrintah AS.

Dolar diperdagangkan melemah terhadap Yen Jepan, di level 105.95, melemah dibandingkan penutupan New York kemarin di level 106.10, meskipun data trade balance periode Agustus mengalami defisit untuk pertama kalinya sejan Januari yang lalu, dimana sektor eskpor mengalami perlambatan sedangkan biaya sektor impor mengalami peningkatan.

Data tersebut tetap menambah kekhawatiran pada perekonomian terbesar kedua di dunia dimana Jepang juga dilanda kekhawatiran terhadap resesi ekonomi dan kehebohan pada pasar keuangan.

0 komentar:

Introducer Broker Aman Dan Terpercaya